... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Tuesday, 4 November 2014
LOMPATAN BELALANG
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Monday, 3 November 2014
Wiro Sableng #58 : Bahala Jubah Kecono Geni
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
SATU
SUARA GAMELAN MENGALUN dari arah bangsal yang terletak di sebelah timur sementara di bangsal besar yang disebut Bangsal Agung siap dilangsungkan suatu upacara besar yakni peresmian Raden Mas Ario Joko Pitolo dinyatakan sebagai putera mahkota. Meskipun penobatannya sendiri baru akan dilangsungkan beberapa tahun di muka, namun upacara peresmian dirinya sebagai putera mahkota merupakan upacara adat yang selalu dilaksanakan secara besar-besaran.
Ratusan undangan memenuhi Bangsal Agung. Mereka terdiri dari para tetamu khusus dari luar serta puluhan pejabat dan petinggi kerajaan, termasuk para tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kiyai Singgih Kanyoman berdiri dari kursi besar yang didudukinya, memandang ke arah rombongan pemain gamelan lalu mengangkat tangan kanan memberi isyarat. Serta merta suara gamelan mengalun perlahan dan akhirnya berhenti.
Orang tua berusia sembilan puluh tahun ini memutar tubuhnya ke arah kanan dimana Sri Baginda di atas singgasana emas. Di sebelah kiri duduk permaisuri. Di sebelah belakang di atas lantai pualam beralas permadani tebal berderet-deret duduk keluarga istana beserta sanak kerabat terdekat. Patih Jolosengoro duduk di barisan kanan bersama-sama dengan para menteri dan pejabat tinggi kerajaan lainnya.
Calon putera mahkota sendiri duduk di sebuah singgasana kecil pada ujung yang berhadapan dengan singgasana Sri Baginda Raja, dikawal
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #58 : Bahala Jubah Kecono Geni - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sunday, 2 November 2014
Wiro Sableng #21 : Neraka Puncak Lawu
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
SAAT ITU MEMASUKI permulaan musim semi. Pohon-pohon yang dulu gundul tak berdaun kini kelihatan mulai menghijau segar kembali. Dibagian barat daratan Madiun yang leas menjulanglah pegunungan gunung Lawu dengan lebih dari setengah lusin puncakpuncaknya yang tinggi. Sebegitu jauh hanya satu dua saja dari puncak pegunungan ini yang pernah diinjak kaki manusia.
Pegunungan Lawu membujur dari barat ke timur. Diapit disebelah utara oleh daerah Gondang dan pegunungan Kendeng. Disebelah selatan terletak daerah Jatisrana, Purwantara dan pegunungan Kidul serta dataran tinggi Tawangmangu. Pegunungan Lawu bukan saja dikenal sebagai sebuah pegunungan terbesar di Madiun, namun juga merupakan pusat satu partai silat terkenal dan disegani pada masa itu yakni partai Lawu Megah.
Sejak Resi Kumbara mengundurkan diri lima tahun yang lalu maka tampuk jabatan ketua dipegang oleh adiknya yang juga merupakan adiknya seperguruan Resi Tumbal Soka. Adapun pengunduran diri Resi Kumbara, selain usianya yang sudah amat lanjut yakni hampir mencapai 100 tahun, paderi ini sudah jemu dengan segala macam urusan partai yang menyangkut 1001 macam masalah keduniaan.
Kalau Resi Kumbara dulu sempat dan berhasil mengangkat nama partai Lawu Megah menjadi satu partai besar yang dihormati dan disegani, maka
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #21 : Neraka Puncak Lawu - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Wiro Sableng #38 : Iblis Berjanggut Biru
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
DUA PEMUDA berpakaian kelabu dan sama menunggang kuda hitam, memacu kuda masing-masing menuju ke timur. Di belakang, di arah punggung mereka sang surya yang hampir tenggelam membersitkan sinar kuning merah. Ratusan kelelawar terbang berputarputar di arah selatan lalu lenyap di balik ketinggian pohon-pohon jati di puncak bukit kecil.
Pemuda yang menunggang kuda di samping kiri bertubuh ramping semampai, memiliki kehalusan kulit seperti peremptlan. Kepalanya dibungkus dengan sehelai kain berwarna merah. Kawannya seiring berbadan tegap. Dadanya yang berbulu tersembul di balik bajunya yang tidak berkancing. Memasuki jalan yang agak mendaki di lereng bukit, kuda tunggangan pemuda berikat kepala merah tiba-tiba saja seperti ditarik oleh satu kekuatan dahsyat dari belakang hingga binatang ini berhenti berlari. Kalau saja penunggangnya tidak cekatan dan sigap merangkul leher kuda itu, niscaya dia akan terlempar.
"Hai ....! Ada apa denganmu Wesi Ireng?!" Si pemuda menegur kuda tunggangannya lalu mengusap-usap leher binatang itu.
"Kudamu berlaku aneh!" berkata pemuda bertubuh tegap. Namun dia sendiri menjadi kaget ketika mendadak kuda tunggangannya meringkik keras sambil mengangkat kedua kaki depannya tinggi-tinggi ke udara.
"Tenang! Tenang Panah Ireng!" Pemuda ini berusaha menenangkan kudanya yang bernama Panah Ireng. Dia memandang berkeliling. "Aneh, tak biasanya Panah Ireng berlaku seperti ini . . . "
"Wesi Ireng juga tak biasa-biasanya begini ..,." Baru saja pemuda itu berkata begitu, kudanya pun ikut-ikutan meringkik. Dia memandang berkeliling. "Aneh, tak ada binatang buas. Mengapa binatang-binatang ini seperti ketakutan?"
Setelah diam sejenak, pemuda bertubuh tegap berkata,
"'Sudahlah Ratih, tak perlu dirisaukan. Mari
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #38 : Iblis Berjanggut Biru - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Saturday, 1 November 2014
AKU PERNAH DATANG DAN AKU SANGAT PATUH
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Tuesday, 28 October 2014
Monday, 27 October 2014
CARA BERPIKIR GAJAH
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sunday, 26 October 2014
KERJAKAN YANG KAU MAMPU
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
AYAH, ANAK DAN BURUNG GAGAK
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
CERITA GUNUNG
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Friday, 24 October 2014
SALON SPIDERMAN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Subscribe to:
Posts (Atom)
Tong A Fie - Orang Terkaya Asal Medan
Bila di Jawa kita mengenal Oei tiong ham. maka di sumatra juga punya kisah tragis yang lebih menyentuh bak telenovela namun ini adalah kisa...
-
Bila di Jawa kita mengenal Oei tiong ham. maka di sumatra juga punya kisah tragis yang lebih menyentuh bak telenovela namun ini adalah kisa...
-
WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : MALAM JAHANAM DI MATARAM "GADIS bermuka setan! Apa...