Showing posts with label Hidup. Show all posts
Showing posts with label Hidup. Show all posts

Tuesday, 17 December 2013

Pelatihan Servis HP bagi Anak Yatim Kafala Pidie

Dengan tujuan menciptakan kemandirian bagi anak yatim, dan juga peningkatan kemampuan dan keterampilan, khususnya di distrik Pidie, maka Kafala Pidie menyelenggarakan kegiatan pelatihan servis handphone. Kegiatan pelatihan servis handphone ini dilaksanakan selam lebih kurang satu bulan, dan dimulai pada tanggal 4 September dan akan berakhir pada 30 Desember 2013. Pelatihan servis handphone ini diikuti oleh enam anak yatim dari distrik Pidie, dan pelatihan ini dilaksanakan di LPK Lima di alun-alun kota Sigli. Pelatihan ini bersifat praktik langsung dengan didampingi oleh tenaga-tenaga pengajar dari LKP Lima, yang berkomitmen untuk membantu anak-anak yatim ini sehingga mereka dapat menguasai teknik perbaikan handphone, sehingga nantinya mereka dapat mandiri. Bagi anak-anak yang serius dan cepat memahami materi pelatihan akan diberi kesempatan untuk bekerja di LPK Lima atau dicarikan tempat untuk bekerja. Alhamdulillah, setelah berjalan satu bulan, ada beberapa anak yang di ajak membantu tim teknisi handphone di lembaga tersebut, sehingga mereka bisa mendapatkan sedikit tambahan untuk uang jajan mereka.

Sunday, 3 April 2011

SIKAP

“ Orang ng yang bisa menaklukan orang lain itu kuat. Orang yang bisa menaklukan diri sendiri itu lebih kuat”.

Semakin lama kita hidup, maka semakin kita sadar dengan pengaruh sikap dalam kehidupan, karena sikap lebih penting daripada ilmu, uang, kesempatan dan keberhasilan apapun yang dilakukan seseorang. Sikaplah yang menjadi penentuan dalam segala hal yang sedang kita lakukan.

Bahkan, sikap itu lebih penting daripada penampilan atau keahlian yang kita miliki. Satu hal yang sangat menakjubkan adalah ketika kita memiliki pilihan untuk menghasilkan sikap yang kita miliki. Sebenarnya, kita tidak dapat mengubah masa lalu, mengubah tingkah laku orang dan begitu juga dengan mengubah apa yang pasti terjadi satu dan lain hal. Yang dapat kita ubah adalah satu hal yang dapat kita kontrol dan itu adalah sikap kita.

Sikap kita dibangun dari kebiasan, teman, lingkungan dan keluarga. Untuk itu sebaiknya kita menekan sikap-sikap yang dapat membawa kearah yang tidak baik. Ketika kita berada pada sebuah komunitas yang baru, sikap merupakan tolak ukur bagi orang lain untuk menilai diri kita, sehingga kesan pertama dapat memberikan beragam respon terhadap kita.

Ketika kita dapat menentukan sikap kita, kita lebih bisa untuk menentukan hal-hal yang harus dilakukan terlebih dahulu. Setiap individu memilik banyak kepentingan yang berbeda-beda. Maka dengan SIKAP yang baik kita lebih berpendirian dan tegas dalam memilih kepentingan yang harus diprioritaskan.

Dengan demikian, setelah kita memiliki sikap yang baik dan terarah, kepercayaan diri timbul dengan sendirinya, memiliki kepercayaan diri yang didasari dengan tanggung jawab yang benar pula. Sikap menjadi tolak ukur dalam kepercayaan diri seseorang, Hal ini dapat berpengaruh pada sikap kita terhadap komunitas sekitar kita, begitu juga dengan sikap kita dalam berkomunikasi satu sama lain.

Intinya adalah keseimbangan dalam segala hal itu lebih baik, dari pada ambisi dan semangat juang tinggi tanpa kesadaran akan SIKAP kita. Semoga hal ini dapat membawa peningkatan moral dalam kehidupan kita sehari-hari. Dan tidak gamang dalam menentukan segala hal yang memang harus disikapi..

Seuteres ….

Monday, 10 January 2011

Kebohongan

Tiap episode kehidupan kita selalu dihiasi dengan situasi emosi yang tak terduga. Adasaatnya kita bersedih dan adapula kita tersenyum. Sore harinya kita masih tertawa lepas, namun pada malamnya kita sudah menangis tersedu-sedu. Kita selalu Terjebak pada keadaan yang sama. Sama dengan situasi masa lalu. Bahagia jika keadaan itu berupa kepuasan yang kita dapatkan. Ketika yang kita harapkan tidak mendapatkannya, maka kita mencoba untuk menyumbunyikan semua itu.

kadangkala sering masalah yang sedang terjadi ingin dianggap tidak tahu, dan ingin melupakannya ataupun menganggap itu tak ada. Sering hati ingin berbohong, tetapi kenapa begitu susah untuk melakukannya. Lalu kita mencoba untuk mengelak dan pura-pura tidak tahu. Namun tetap saja hati merasa ada yang aneh dan tidak nyaman.

Sehingga muncul berbagai pertanyaan “bagaimana supaya kita bisa berbohong pada diri sendiri dan orang lain?. sebenarnya, hidup hanya akan penuh dengan sandiwara belaka. Walaupun kenyataannya hidup memang sandiwara, dimana kita sebagai dalang dan sekaligus jadi wayangnya. Akhirnya kita lupa semua apa yang sedang kita perankan.

Sandiwara dalam hidup juga bisa disebut kebohongan, karena kita tidak menunjukkan siapa kita sesungguhnya. Namun terkadang kita banyak memiliki peran dalam kehidupan, sehingga kita sendiri lupa mana jati diri kita yang sebenarnya. Lalu kita larut dengan kondisi tersebut dan berusaha untuk menyembunyikan hal-hal tersebut pada orang lain.

Jadi, sangat dibutuhkan mulut dan hati bisa berjalan dengan seiring. Bagaimapun keduanya harus sangat sinkron, jika mulut dan hati tidak berjalan sejajar maka kita selalu terjebak dalam kebohongan. Ketika mulut mayu berbohong, tapi hati tidaklah bisa, karena hati tahu mana yang benar dan mana yang salah.

Maka Jagalah mulutmu, karena mulut dapat membuat kemuliaan ataupun kebinasaan. Gunakan mulutmu supaya menjadi senjata yang memuliakan. Sangatlah berhati-hati pada keduanya, sehingga tidak mudah terjebak dalam hal-hal yang memang belum kita kenal seutuhnya. Berusahalah mulut dan hati untuk berjalan seiring sehingga mudah untuk mengontrol setiap ucapan kita.

Wassalam ………

Wednesday, 29 December 2010

Hanya Dengan Senyuman

Begitu banyak masalah yang menimpa hidup kita, baik masalah pribadi dan masalah sosial. Kadang kala kita kehilangan akal sehat dan tidak mampu lagi berpikir positif (logis), karena dilanda dengan kebingungan mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak. Ketika hati terguncang dengan rasa pilu yang sangat terasa, semua itu dapat diselesaikan hanya dengan satu kata.

Dengan hanya satu kata semua dapat dipadamkan dalam hati kita, rasa pening dikepala, serta dapat memberikan jawaban semua masalah yang sedang kita landa. Dengan kata “ tersenyum”, semua persoalan akan terasa ringan. Hanya dengan sebuah senyuman hati kita akan terbebasa dari semua masalah-masalah yang sedang kita alami.

Begitu juga dengan dukungan seseorang yang memang dapat memberi kehangatan hidup dalam hajat kita, ketika dia tersenyum maka kita pun ikut tersenyum. Semua masalah dapat diatasi dengan mudah dan damai. Maka awali hidup kita dengan tersenyum, dengan senyuman semua masalah dapat dipecahkan.

Maka tidak perlu kita bersedih atas semua itu. Ketika kita hidup memang akan selalu diuji dengan segala masalah dan ini merupakan langkah awal yang menjadikan kita untuk berbagi senyum, karena ini fitrah kehidupan, tak perlu ada rasa takut dan bersedih karena memang ini sudah digariskan. Dengan semua itu maka kita dapat benar-benar hidup.

Saatnya tersenyum dan tertawa, agar semua kesedihan sirna dan kita dapat menjalani hidup tanpa ada rasa ketakutan, semua masalah ada solusinya. Bangunlah dan tersenyumlah, maka saatnya merasa kenikmatan hidup, hanya dengan senyuman akan membuat dunia ini menjadi damai dan indah.

Thank B4
“Just smile,you’ll feel better!”
By : Mei2

Thursday, 15 January 2009

PENGHARGAAN

“Kami perlu pahlawan karena kami tidak bisa melakukan hal yang ideal. Karena untuk sebuah inspirasi …”

Tetapi masalah yang muncul justru ketika kita memformat seseorang untuk dijadikan “pahlawan”, namun suatu hari kita kecewa ketika keinginan tidak terpenuhi

“ Mereka benci ketika rekan seperjuangan “pergi”, Mereka menyesali ketika rekan seperjuangan tidak lagi idealis. Tapi Mereka tertawa sinis ketika rekan seperjuangan tidak lagi dihargai”.


Bagaimana jadinya kalo kita tidak lagi saling menghargai. Barangkali kita akan saling menyalahkan. Mungkin inilah yang realita yang terjadi sekarang. Ketika seseorang tidak lagi merasa dihargai sedikitpun. Maka apapun yang dilakukan selalu saja salah, bahkan menjadi bahan tawaan.

Ketika hati mulai terbuka, sudah saling harga-menghargai, bahu membahu demi terjalin sebuah hubungan yang harmonis, bahkan sudah berusaha untuk tidak saling memojokkan. Ini semua dilakukan mengingat keadaan yang memang sangat riskan (sedikit menoleh kebelakang) namun itu smua berakhir dengan perdebatan panjang.

Kadangkala kita mencoba untuk melakukan hal yang terbaik, demi kemudahan dalam menjalankan sebuah kegiatan agar tidak terjadi benturan. Namun kita kecewa ketika harapan tidak menjadi kenyataan, bahkan kita bosan dengan perkataan yang saling menyalahkan. Mungkinkah ini smua memang sudah menjadi pilihan atau ini dikatakan proses seleksi alam..? Mungkin suatu saat semua ini akan terjawab, “kenapa” dan “mengapa” ini semua harus terjadi.

Sunday, 26 October 2008

PERSAHABATAN

Teman untuk dijadikan sahabat membutuhkan usaha yang keras agar bisa memberi rasa kesetiaan, namun memerlukan pengorbanan yang besar. Teman Kadangkala dapat melelahkan, tetapi itulah yang harus kita lalukakan dalam menjalin sebuah persahabatan, berbagai macam aral dan rintangan yang kita hadapi, sehingga tumbuh rasa ikatan persahabatan.

Sahabat yang baik adalah sahabat yang tidak meninggalkan kita ketika berada dalam kesusahan begitu sebaliknya, nilai sebuah persahabatan adalah yang tidak menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, dia selalu berkata dengan sebenarnya.

Perubahan yang besar dalam kehidupan dapat menggugat sebuah nilai persahabatan. Ini termasuk perubahan jabatan ..?, percintaan …? dan ……..?. kita harus memahami, bahwa inilah realita hidup. Karena persahabata tidak terjalin secara otomatis, namun membutuhkan proses panjang untuk dilewati. Persahabata juga dapat menyemangati yang lemah, dan dapat mengubah yang takut jadi berani.

Kerinduan adalah menjadi bagian dari persahabatan, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egois. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Jadi ingat Lirik lagu slank …

Sahabat datang dan pergi, kadang mengkhianati
Begitu pun rasa cinta, kadang mengecewakan
Kita punya harga diri, kadang terpendam di hati
Kita punya hati nurani, kadang tertimbun mati!!!

Seiring perjalanan waktu, usia persahabatan itu terancam rapuh, keanehan dalam prilaku bertolak belakang dengan apa yang kita dilakukan sebelumnya. Sehingga benih permusuhan mulai terjadi diantara sesama.
Mungki ini hanya dapat di jawab dengan hati nurasi masing2. heheheheh ..

Hadis riwayat Anas bin Malik ra.: Bahwa Rasulullah saw. bersabda:
Janganlah kamu saling membenci, saling mendengki dan saling bermusuhan, tetapi jadilah kamu hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak halal seorang muslim mendiamkan (tidak menyapa) saudaranya lebih dari tiga hari. (Shahih Muslim)

Saturday, 25 October 2008

Hadapai Hidup Dengan Apadanya

Dunia tempat singgahan kita sementara, penuh kenikmatan berbagai macam warna. Susah senang silih berganti, kadang kala kita berada diatas dana adakalanya kita berada dibawah. Entahlah … mungkin saja, saat ini kita sedang berada di bawah. Semua itu realita hidup.

Sering kita berjumpa dengan yang tidak disenangi dan berpisah dengan yang kita cintai, begitulah faktanya yang selalu hadir dalam perjalanan hidup ini. Tidak semua manusia yang dapat merasakan kebahagian dalam menjalani kehidupannya. Maka pandangkanlah sesuatu itu dengan hal yang positif, jika kita ingin bijaksana, setiap pengorbanan kita pasti ada balasannya.

Maka, hadapilah hidup itu dengan kenyataan yang ada. Jangan terjebak dengan hal yang semu. Karena apa yang kita impikan belum tentu dapat dicapai, manusia boleh berencana apa saja, tapi kita jangan lupa, belum tentu Tuhan menghendakinya. Jadi, kita mencoba mengendalikan jiwa dan raga untuk dapat menerima dengan apa adanya.

Ketika kita rasakan hidup ini sangat menyiksa, bagaimana dengan mereka yang lebih tersiksa dari yang kita rasakan, entah … bagaiman kalau kita bayangkan. Maka tutupkanlah mata dari hal yang memang menyulitkan hidup ini. Mari kita jalankan hidup ini dengan tulus dan ikhlas.

Fainna ma’al usri yusra …………….

Friday, 24 October 2008

BERBAGI SENYUM

Hidup lebih terasa indah jika kita mau berbagi kebahagian dengan orang-orang sekitar lingkungan kita. Sehingga kehadiran kita di lingkungan mereka dapat merasa nyaman. dengan sedikit tersenyum manis kita akan menghiasi setiap bibir yang kita temui. sapaan yang akrab akan sering terdengar ditelingakita. keakraban semakin dekat, sehingga semangat tolong menolong tumbuh dan rasa kebersamaan kuat.

Janga lupa, Senyuman itu memiliki kekuatan luar biasa, sehingga dapat membuat kita melihat dunia lebih indah, membangkitkan semangant kerja dan dapat menjadi obat penenang jiwa resah, meski tersenyum kelihatannya seuatu yang sederhana,
tapi berdampak sanga luar biasa. tersenyum adalah cara termudah untuk menghadiahi seseorang, tanpa mengeluarkan biaya sepersen pun. asalkan jangan senyum-senyum sendiri ......ehehehehe

Berbagilah kebagian dengan sebuah senyuman ............
ingat ............ senyum itu sedekah lohhhhhhhhh.

Tong A Fie - Orang Terkaya Asal Medan

Bila di Jawa kita mengenal Oei tiong ham. maka di sumatra juga punya kisah tragis yang lebih menyentuh bak telenovela namun ini adalah kisa...