HINGGA usia keberadaan Prof BI Ansari MPd sebagai rektor Universitas Jabal Ghafur memasuki lebih dua bulanan, publik dan pemerhati pendidikan di Kabupaten Pidie masih pula dihentak keluhan mahasiswa melalui ruang-ruang SMS pembaca koran-koran terbitan Aceh menyangkut dosen yang suka telat datang.
Barangkali memang berlebihan bila hendak membandingkan Jabal Ghafur dengan Universitas Oxford Inggris, Universitas Kyoto Jepang, Universitas Syiah Kuala dan IAIN Ar-Raniri Banda Aceh serta Universitas Malikul Saleh Lhokseumawe.
“Tapi,” kata Faisal Zain, mantan aktivis referendum Aceh yang memiliki perhatian terhadap dunia kependidikan di Pidie, “apa sebenarnya yang paling subtansial pembeda antara semua lembaga pendidikan tinggi itu dengan Jabal Ghafur? Saya kira tak ada, kecuali pada kedisiplinan di tataran lembaga dan kepengajaran. Yang lain cuma soal teknis dan usia.”
Menurut Faisal, bila mengambil Jabal Ghafur di posisi rendah dalam perbandingan dengan universitas-universitas hebat di atas berdasarkan negara, usia, popularitas dan status, itu bukan sistem perbandingan yang proporsional dan samasekali tidak bermental ilmiah berwawasan pergerakan dan pembaharuan.
“Kita tidak selamanya harus memainkan apologi yang mendukung dan melegitimasi kekurangan dan kelemahan diri. Itu mental pecundang, tak layak diakomodir oleh sebuah lembaga pendidikan tinggi,” tegas pemerhati yang juga Sekretaris Umum Partai SIRA Pidie ini.
Lagi pula, sambung lelaki berusia 30 tahun itu, di tubuh universitas yang berkampus di Glee Gapui, Mila, Pidie melekat tanggung jawab misi dan risalah perjuangan intelektual akademik masyarakat Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan bahkan beberpa persen untuk kabupaten lain seperti Bireuen, Aceh Utara dan Aceh Timur karena sekian banyak mahasiswa/mahasiswi Jabal Ghafur berasal dari daerah-daerah tersebut.
“Mengadopsi berbagai rumus pembenaran agar aman dan nyaman di posisi terendah yang seperti itu, bisa dikatakan itu benar-benar mental yang zalim untuk sebuah lembaga akademika yang berefek kepada kemunduran terus-menerus suatu komunitas, kaum dan bangsa yang mempercayai lembaga pendidikan tersebut sebagai sumber pencerahan masa depan,” tegas Faisal.
Pria kelahiran Gampong Peukan Sot, Simpang Tiga, Pidie, ini yakin bila semua pihak di ruang lingkup yayasan, Pemda Pidie dan pihak-piha lainnya yang terkait, memiliki niat cemerlang untuk memperjuangkan Jabal Ghafur sebagai sebauah lembaga pendidikan tinggi yang brilian, pasti akan mampu.
“Yang pertama kita lihat saja dulu pada tingkat antusiasme masyarakat Pidie dan Pidie Jaya serta daerah-daerah lainnya yang mempercayai anak-anaknya kuliah di Glee Gapui. Itu modal utama. Selebihnya terserah kita mau dibawa ke mana universitas yang sarat nilai dobrakan ini,” lanjutnya.
Dan untuk mengawali itu semua, kata Faisal, perkara dosen telat masuk yang dulunya sudah menjadi bagian dari budaya keseharian di Glee Gapui, hendaknya sudah dapat diakhiri sesegera mungkin.[]
—
Musmarwan Abdullah
Thursday, 7 April 2011
Sunday, 3 April 2011
SIKAP
“ Orang ng yang bisa menaklukan orang lain itu kuat. Orang yang bisa menaklukan diri sendiri itu lebih kuat”.
Semakin lama kita hidup, maka semakin kita sadar dengan pengaruh sikap dalam kehidupan, karena sikap lebih penting daripada ilmu, uang, kesempatan dan keberhasilan apapun yang dilakukan seseorang. Sikaplah yang menjadi penentuan dalam segala hal yang sedang kita lakukan.
Bahkan, sikap itu lebih penting daripada penampilan atau keahlian yang kita miliki. Satu hal yang sangat menakjubkan adalah ketika kita memiliki pilihan untuk menghasilkan sikap yang kita miliki. Sebenarnya, kita tidak dapat mengubah masa lalu, mengubah tingkah laku orang dan begitu juga dengan mengubah apa yang pasti terjadi satu dan lain hal. Yang dapat kita ubah adalah satu hal yang dapat kita kontrol dan itu adalah sikap kita.
Sikap kita dibangun dari kebiasan, teman, lingkungan dan keluarga. Untuk itu sebaiknya kita menekan sikap-sikap yang dapat membawa kearah yang tidak baik. Ketika kita berada pada sebuah komunitas yang baru, sikap merupakan tolak ukur bagi orang lain untuk menilai diri kita, sehingga kesan pertama dapat memberikan beragam respon terhadap kita.
Ketika kita dapat menentukan sikap kita, kita lebih bisa untuk menentukan hal-hal yang harus dilakukan terlebih dahulu. Setiap individu memilik banyak kepentingan yang berbeda-beda. Maka dengan SIKAP yang baik kita lebih berpendirian dan tegas dalam memilih kepentingan yang harus diprioritaskan.
Dengan demikian, setelah kita memiliki sikap yang baik dan terarah, kepercayaan diri timbul dengan sendirinya, memiliki kepercayaan diri yang didasari dengan tanggung jawab yang benar pula. Sikap menjadi tolak ukur dalam kepercayaan diri seseorang, Hal ini dapat berpengaruh pada sikap kita terhadap komunitas sekitar kita, begitu juga dengan sikap kita dalam berkomunikasi satu sama lain.
Intinya adalah keseimbangan dalam segala hal itu lebih baik, dari pada ambisi dan semangat juang tinggi tanpa kesadaran akan SIKAP kita. Semoga hal ini dapat membawa peningkatan moral dalam kehidupan kita sehari-hari. Dan tidak gamang dalam menentukan segala hal yang memang harus disikapi..
Seuteres ….
Semakin lama kita hidup, maka semakin kita sadar dengan pengaruh sikap dalam kehidupan, karena sikap lebih penting daripada ilmu, uang, kesempatan dan keberhasilan apapun yang dilakukan seseorang. Sikaplah yang menjadi penentuan dalam segala hal yang sedang kita lakukan.
Bahkan, sikap itu lebih penting daripada penampilan atau keahlian yang kita miliki. Satu hal yang sangat menakjubkan adalah ketika kita memiliki pilihan untuk menghasilkan sikap yang kita miliki. Sebenarnya, kita tidak dapat mengubah masa lalu, mengubah tingkah laku orang dan begitu juga dengan mengubah apa yang pasti terjadi satu dan lain hal. Yang dapat kita ubah adalah satu hal yang dapat kita kontrol dan itu adalah sikap kita.
Sikap kita dibangun dari kebiasan, teman, lingkungan dan keluarga. Untuk itu sebaiknya kita menekan sikap-sikap yang dapat membawa kearah yang tidak baik. Ketika kita berada pada sebuah komunitas yang baru, sikap merupakan tolak ukur bagi orang lain untuk menilai diri kita, sehingga kesan pertama dapat memberikan beragam respon terhadap kita.
Ketika kita dapat menentukan sikap kita, kita lebih bisa untuk menentukan hal-hal yang harus dilakukan terlebih dahulu. Setiap individu memilik banyak kepentingan yang berbeda-beda. Maka dengan SIKAP yang baik kita lebih berpendirian dan tegas dalam memilih kepentingan yang harus diprioritaskan.
Dengan demikian, setelah kita memiliki sikap yang baik dan terarah, kepercayaan diri timbul dengan sendirinya, memiliki kepercayaan diri yang didasari dengan tanggung jawab yang benar pula. Sikap menjadi tolak ukur dalam kepercayaan diri seseorang, Hal ini dapat berpengaruh pada sikap kita terhadap komunitas sekitar kita, begitu juga dengan sikap kita dalam berkomunikasi satu sama lain.
Intinya adalah keseimbangan dalam segala hal itu lebih baik, dari pada ambisi dan semangat juang tinggi tanpa kesadaran akan SIKAP kita. Semoga hal ini dapat membawa peningkatan moral dalam kehidupan kita sehari-hari. Dan tidak gamang dalam menentukan segala hal yang memang harus disikapi..
Seuteres ….
Tuesday, 18 January 2011
Marah Mu
Seandainya saja kamu tidak marah, mungkin aku takkan pernah tahu bagaimana cara memadamkan kemarahan didada mu. Ketika aku melihat kamu marah, aku berusaha mencari solusi dengan kata-kata yang bijak, sehingga aku bisa meredamkan kemarahan mu dan tahu bagaiman cara menentramkan hati mu.
Dengan marahmu, kutahu arti kehadiran yang sesungguhnya, andai saja suatu saat aku salah bicara, kurang perhatian atau terlalu egois. Maka kuluruskan kata-kata yang terlanjur menyakiti mu, dengan cara yang sangat bijaksana tanpa harus menyalahkan yang belum tentu salah. Sehingga, aku bisa bersama mu lebih lebih lama dan meninggalkan suara ku di hatimu.
Bila marah, marahlah sebentar saja sungguh satu menit rasanya begitu lama, karena marah mu membuat ku gelisah dan perasaan ku merasa bersalah. Maka berilah kesempatan aku untuk bersandar dipundak mu dan menjelaskan kenapa itu harus aku lakukan agar tidak memicu salah pengertian.
Ternyata, ketika marah diluapkan secara berlebih, malah membuat suasana menjadi rumit. Semoga saja dengan kemarahan yang suah terjadi, kita bisa belajar mulai dari sekarang untuk bisa mengelola amarah agar bisa menjalin hubungan yang lebih mantap.
Dengan marahmu, kutahu arti kehadiran yang sesungguhnya, andai saja suatu saat aku salah bicara, kurang perhatian atau terlalu egois. Maka kuluruskan kata-kata yang terlanjur menyakiti mu, dengan cara yang sangat bijaksana tanpa harus menyalahkan yang belum tentu salah. Sehingga, aku bisa bersama mu lebih lebih lama dan meninggalkan suara ku di hatimu.
Bila marah, marahlah sebentar saja sungguh satu menit rasanya begitu lama, karena marah mu membuat ku gelisah dan perasaan ku merasa bersalah. Maka berilah kesempatan aku untuk bersandar dipundak mu dan menjelaskan kenapa itu harus aku lakukan agar tidak memicu salah pengertian.
Ternyata, ketika marah diluapkan secara berlebih, malah membuat suasana menjadi rumit. Semoga saja dengan kemarahan yang suah terjadi, kita bisa belajar mulai dari sekarang untuk bisa mengelola amarah agar bisa menjalin hubungan yang lebih mantap.
Monday, 17 January 2011
Membaca Kepribadian Lewat Tulisan (Grafologi)
Cara membaca kepribadian seseorang dari tulisanya
Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.
Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu.
Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang:
1. Arah kemiringan huruf
Ke kanan = ekspresif, emosional
Tegak = menahan diri, emosi sedang
Ke kiri = menutup diri
Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya
2. Bentuk umum huruf-huruf
Bulat atau melingkar = alami, easygoing
Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar
3. Huruf-huruf bersambung atau tidak
Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama
4. Spasi antar kata
Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak
5. Jarak vertikal antar baris tulisan
Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik
6. Interpretasi huruf ‘t’
Letak palang (-) pada kail ‘t’
- Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
- Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
- Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin
Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
- Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas)
- Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
- Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan
7. Arah tulisan pada kertas
Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri
8. Tekanan saat menulis
Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya
9. Ukuran huruf
Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
10. Sedikit tentang huruf “O”
- Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
- Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan.
sumber: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/07/membaca-kepribadian-lewat-tulisan.html
Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.
Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu.
Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang:
1. Arah kemiringan huruf
Ke kanan = ekspresif, emosional
Tegak = menahan diri, emosi sedang
Ke kiri = menutup diri
Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya
2. Bentuk umum huruf-huruf
Bulat atau melingkar = alami, easygoing
Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar
3. Huruf-huruf bersambung atau tidak
Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama
4. Spasi antar kata
Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak
5. Jarak vertikal antar baris tulisan
Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik
6. Interpretasi huruf ‘t’
Letak palang (-) pada kail ‘t’
- Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
- Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
- Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin
Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.
Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
- Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas)
- Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
- Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan
7. Arah tulisan pada kertas
Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri
8. Tekanan saat menulis
Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya
9. Ukuran huruf
Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.
10. Sedikit tentang huruf “O”
- Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
- Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan.
sumber: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/07/membaca-kepribadian-lewat-tulisan.html
Sunday, 16 January 2011
Status Mu
Jam menuju pukul 5.22, namun aku tidak bisa tidur pikiran ku melayang kemana-mana. Tidak seperti malam yang biasa kulewati, rasa gelisah pun setiap detik terbenak dalam pikiran, tapi aku bingung apa yang sebenarnya aku pikir. Kalo memang ini sudah ditakdirkan kenapa aku tidak pasrah dan yakin, kenapa hati ku harus gundah.
Kemudian berusah berbaring kembali, namun tetap saja tidak bisa dikarena dibenakku selalu terlintasi status-status itu. Padahal sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehku, bahkan aku anggap status itu hanya iseng-iseng,dan bagiku semua itu bukan lagi hal yang aneh. tapi, entahlah .. kenapa batin ku berontak dan bertanya-tanya. aku selalu mencoba untuk menganalisa apa yang sebenarnya dibalik status itu. Bagaimanapun ini harus kulakukan sehingga suatu saat tidak ada yang saling menyalahkan.
semakin hari analisa ku rasanya semakin tepat, disaat aku berbicara dengannya selalu aku sentuh dengan status itu, walaupun dia selalu mengalihkan pembicaraan. tapi aku sangat memahami semua itu, karena hal tersebut sangat pribadi. Ketika keinginan kuat hati ku ingin tahu, apa yang sebenarnya yang sedang dia alami. akhirnya, aku mencoba memberanikan diri bertanya bertanya tentang status-status yang pernah di tulis.
seperti biasa sebelum ngobrol panjang dengan dia, maka aku selalu berusa membuat dia tegar dan menasehati supaya tidak salah menafsirkan setiap obrolan dan pertanyaan yang aku ajukan, agar terhindar dari pikiran negatif terhadap diriku. karena sanat yakin dia sebenarnya juga memahami kenapa aku bertanya tentang itu. sebenarnya, masalah yang dialami juga sering dialami oleh orang lain, jadi tidak canggung ketika mencoba berbagai cerita.
Akhirnya, semua kegelisahan aku selama ini terjawab. apa yang selama ini aku analisa tertanyata tidak meleset, ketika mendengar apa yang dia ceritakan. walaupun sebelumnya pikiran ku berpikir negatif dengan statusnya. berdasarkan beberapa status yang membuat ku bingung, lalu kucoba berpikir positif dan menganalisa kembali.
Ternyata, ketika kita tidak berani bertanya mungkin kita akan larut dalam pikiran negatif, seperti pepatah " Jika tidak berani bertanya, maka akan sesat dijalan".kemudian aku tersenyum dan hati pun ikut tenang. tiba-tiba hatiku berkata " Luarbiasa dia, sangat bijaksana dan tidak miliki oleh orang lain". dan mampu bertahan tanpa rasa putus asa.
Mudah-mudahan semua yang aku lakukan adalah yang terbaik, begitupun dengan dia tidak merasa aneh dengan pertanyaan ku. Bagaimana pun ini demi kemaslahatan bersama, sehingga tidak menimbul keragu-raguan sebelum melangkah lebih jauh. Semoga ini akan menjadi kenang-kenangan dalam hidupku ...
Bismillahi awwalu wal akhiru
Kemudian berusah berbaring kembali, namun tetap saja tidak bisa dikarena dibenakku selalu terlintasi status-status itu. Padahal sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehku, bahkan aku anggap status itu hanya iseng-iseng,dan bagiku semua itu bukan lagi hal yang aneh. tapi, entahlah .. kenapa batin ku berontak dan bertanya-tanya. aku selalu mencoba untuk menganalisa apa yang sebenarnya dibalik status itu. Bagaimanapun ini harus kulakukan sehingga suatu saat tidak ada yang saling menyalahkan.
semakin hari analisa ku rasanya semakin tepat, disaat aku berbicara dengannya selalu aku sentuh dengan status itu, walaupun dia selalu mengalihkan pembicaraan. tapi aku sangat memahami semua itu, karena hal tersebut sangat pribadi. Ketika keinginan kuat hati ku ingin tahu, apa yang sebenarnya yang sedang dia alami. akhirnya, aku mencoba memberanikan diri bertanya bertanya tentang status-status yang pernah di tulis.
seperti biasa sebelum ngobrol panjang dengan dia, maka aku selalu berusa membuat dia tegar dan menasehati supaya tidak salah menafsirkan setiap obrolan dan pertanyaan yang aku ajukan, agar terhindar dari pikiran negatif terhadap diriku. karena sanat yakin dia sebenarnya juga memahami kenapa aku bertanya tentang itu. sebenarnya, masalah yang dialami juga sering dialami oleh orang lain, jadi tidak canggung ketika mencoba berbagai cerita.
Akhirnya, semua kegelisahan aku selama ini terjawab. apa yang selama ini aku analisa tertanyata tidak meleset, ketika mendengar apa yang dia ceritakan. walaupun sebelumnya pikiran ku berpikir negatif dengan statusnya. berdasarkan beberapa status yang membuat ku bingung, lalu kucoba berpikir positif dan menganalisa kembali.
Ternyata, ketika kita tidak berani bertanya mungkin kita akan larut dalam pikiran negatif, seperti pepatah " Jika tidak berani bertanya, maka akan sesat dijalan".kemudian aku tersenyum dan hati pun ikut tenang. tiba-tiba hatiku berkata " Luarbiasa dia, sangat bijaksana dan tidak miliki oleh orang lain". dan mampu bertahan tanpa rasa putus asa.
Mudah-mudahan semua yang aku lakukan adalah yang terbaik, begitupun dengan dia tidak merasa aneh dengan pertanyaan ku. Bagaimana pun ini demi kemaslahatan bersama, sehingga tidak menimbul keragu-raguan sebelum melangkah lebih jauh. Semoga ini akan menjadi kenang-kenangan dalam hidupku ...
Bismillahi awwalu wal akhiru
Wednesday, 12 January 2011
Keputusan Terbaik
Ketika kita ragu-ragu membuat keputusan yang keliru, sebenarnya kita memiliki keinginan untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya kegagalan. Tapi menghindari atau menunda sebuah keputusan, mengingat akan adanya ketakutan pada persoalan yang akan muncul, justru menbuat kita terbenam pada pola berpikir negatif.
ketika kita dihantui oleh rasas ketakutan, mungkin akan mendorong kita kepada hal yang negatif. Jika kita menghindari membuat sebuah keputusan, maka dapat membuat kita menjadi pengamat pasif dan menjadi korban, sehingga timbul penyesalan dikemudia hari.
kadangkala sukses datang dari tindakan yang diambil. Langkah pertama kita harus membuat keputusan untuk melakukannya. Lalu kita akan mecoba mempelajari kembali untuk langkah selanjutnya, karena ini sangat menuntukan. Apalagi keputusan awal tidak begitu bahaya dan masih ada jalan untuk diselamatkan.
Maka tidak perlu takut membuat "keputusan keliru" daripada kita tidak
memutuskan sama sekali. Terkadang kita tidak dapat membuat keputusan yang begitu sempurna. Tapi, carilah keputusan yang terbaik. Pelajarilah hal itu pada
arah yang kita capaikan, yang memang menjadi pilihan kita pada
saat itu.
Kalau memang itu untuk yang terbaik, jangan pernah ragu dan buatlah keputusan. Dan ambil tindakan segera mungkin. Jika memang keputusan itu melenceng, maka segera mungkin untuk mengoreksinya. Semoga kita menjadi pemikir positif, sehingga bisa menjadi masa depan kita bersama.
Mari sama-sama kita berpikir positif. Karena apapun keputusan kita merupakan itu yang terbaik saat ini, hilangkan keraguan dan jadikan ini moment untuk kedepan. Jika memang ingin meraih kemenangan dapatkan itu semua dengan tujuan kebersamaan. Maka ketika keputusan itu berpihak kepada kita, saat itulah kemenangan milik kita bersama. Wallah wa’lam bissawab ........
ketika kita dihantui oleh rasas ketakutan, mungkin akan mendorong kita kepada hal yang negatif. Jika kita menghindari membuat sebuah keputusan, maka dapat membuat kita menjadi pengamat pasif dan menjadi korban, sehingga timbul penyesalan dikemudia hari.
kadangkala sukses datang dari tindakan yang diambil. Langkah pertama kita harus membuat keputusan untuk melakukannya. Lalu kita akan mecoba mempelajari kembali untuk langkah selanjutnya, karena ini sangat menuntukan. Apalagi keputusan awal tidak begitu bahaya dan masih ada jalan untuk diselamatkan.
Maka tidak perlu takut membuat "keputusan keliru" daripada kita tidak
memutuskan sama sekali. Terkadang kita tidak dapat membuat keputusan yang begitu sempurna. Tapi, carilah keputusan yang terbaik. Pelajarilah hal itu pada
arah yang kita capaikan, yang memang menjadi pilihan kita pada
saat itu.
Kalau memang itu untuk yang terbaik, jangan pernah ragu dan buatlah keputusan. Dan ambil tindakan segera mungkin. Jika memang keputusan itu melenceng, maka segera mungkin untuk mengoreksinya. Semoga kita menjadi pemikir positif, sehingga bisa menjadi masa depan kita bersama.
Mari sama-sama kita berpikir positif. Karena apapun keputusan kita merupakan itu yang terbaik saat ini, hilangkan keraguan dan jadikan ini moment untuk kedepan. Jika memang ingin meraih kemenangan dapatkan itu semua dengan tujuan kebersamaan. Maka ketika keputusan itu berpihak kepada kita, saat itulah kemenangan milik kita bersama. Wallah wa’lam bissawab ........
Monday, 10 January 2011
Kebohongan
Tiap episode kehidupan kita selalu dihiasi dengan situasi emosi yang tak terduga. Adasaatnya kita bersedih dan adapula kita tersenyum. Sore harinya kita masih tertawa lepas, namun pada malamnya kita sudah menangis tersedu-sedu. Kita selalu Terjebak pada keadaan yang sama. Sama dengan situasi masa lalu. Bahagia jika keadaan itu berupa kepuasan yang kita dapatkan. Ketika yang kita harapkan tidak mendapatkannya, maka kita mencoba untuk menyumbunyikan semua itu.
kadangkala sering masalah yang sedang terjadi ingin dianggap tidak tahu, dan ingin melupakannya ataupun menganggap itu tak ada. Sering hati ingin berbohong, tetapi kenapa begitu susah untuk melakukannya. Lalu kita mencoba untuk mengelak dan pura-pura tidak tahu. Namun tetap saja hati merasa ada yang aneh dan tidak nyaman.
Sehingga muncul berbagai pertanyaan “bagaimana supaya kita bisa berbohong pada diri sendiri dan orang lain?. sebenarnya, hidup hanya akan penuh dengan sandiwara belaka. Walaupun kenyataannya hidup memang sandiwara, dimana kita sebagai dalang dan sekaligus jadi wayangnya. Akhirnya kita lupa semua apa yang sedang kita perankan.
Sandiwara dalam hidup juga bisa disebut kebohongan, karena kita tidak menunjukkan siapa kita sesungguhnya. Namun terkadang kita banyak memiliki peran dalam kehidupan, sehingga kita sendiri lupa mana jati diri kita yang sebenarnya. Lalu kita larut dengan kondisi tersebut dan berusaha untuk menyembunyikan hal-hal tersebut pada orang lain.
Jadi, sangat dibutuhkan mulut dan hati bisa berjalan dengan seiring. Bagaimapun keduanya harus sangat sinkron, jika mulut dan hati tidak berjalan sejajar maka kita selalu terjebak dalam kebohongan. Ketika mulut mayu berbohong, tapi hati tidaklah bisa, karena hati tahu mana yang benar dan mana yang salah.
Maka Jagalah mulutmu, karena mulut dapat membuat kemuliaan ataupun kebinasaan. Gunakan mulutmu supaya menjadi senjata yang memuliakan. Sangatlah berhati-hati pada keduanya, sehingga tidak mudah terjebak dalam hal-hal yang memang belum kita kenal seutuhnya. Berusahalah mulut dan hati untuk berjalan seiring sehingga mudah untuk mengontrol setiap ucapan kita.
Wassalam ………
kadangkala sering masalah yang sedang terjadi ingin dianggap tidak tahu, dan ingin melupakannya ataupun menganggap itu tak ada. Sering hati ingin berbohong, tetapi kenapa begitu susah untuk melakukannya. Lalu kita mencoba untuk mengelak dan pura-pura tidak tahu. Namun tetap saja hati merasa ada yang aneh dan tidak nyaman.
Sehingga muncul berbagai pertanyaan “bagaimana supaya kita bisa berbohong pada diri sendiri dan orang lain?. sebenarnya, hidup hanya akan penuh dengan sandiwara belaka. Walaupun kenyataannya hidup memang sandiwara, dimana kita sebagai dalang dan sekaligus jadi wayangnya. Akhirnya kita lupa semua apa yang sedang kita perankan.
Sandiwara dalam hidup juga bisa disebut kebohongan, karena kita tidak menunjukkan siapa kita sesungguhnya. Namun terkadang kita banyak memiliki peran dalam kehidupan, sehingga kita sendiri lupa mana jati diri kita yang sebenarnya. Lalu kita larut dengan kondisi tersebut dan berusaha untuk menyembunyikan hal-hal tersebut pada orang lain.
Jadi, sangat dibutuhkan mulut dan hati bisa berjalan dengan seiring. Bagaimapun keduanya harus sangat sinkron, jika mulut dan hati tidak berjalan sejajar maka kita selalu terjebak dalam kebohongan. Ketika mulut mayu berbohong, tapi hati tidaklah bisa, karena hati tahu mana yang benar dan mana yang salah.
Maka Jagalah mulutmu, karena mulut dapat membuat kemuliaan ataupun kebinasaan. Gunakan mulutmu supaya menjadi senjata yang memuliakan. Sangatlah berhati-hati pada keduanya, sehingga tidak mudah terjebak dalam hal-hal yang memang belum kita kenal seutuhnya. Berusahalah mulut dan hati untuk berjalan seiring sehingga mudah untuk mengontrol setiap ucapan kita.
Wassalam ………
Saturday, 8 January 2011
MAFIA POLITIK BERGENTAYANGAN
Pemilkuda sudah mendekati, rame-rame disibukan dengan calon yang akan diusung. Begitu banyak calon yang bakal muncul untuk menjadi Gubernur, Walikotan dan Bupati. Masing-masing melakukan loby-lobi dengan siapapun yang dianggap punya nilai lebih untuk memudahkan jalan dalam pemilukada.
Maka tak ayal dengan berbagai strategi digunakan untuk merebut kekuasaan. Anehnya, hampir semua calon di backup oleh kelompok yang mempunyai kepentingan kekuasaan dan politiknya. Dan tidak pernah terlintas dibenak mereka untuk memikirkan perubahan, juga selalu menggukan kata-kata manis seakan-akan mereka ingin melalukan perubahan dan mampu melakukannya.
seyogiayanya, mereka tidak harus mengorbankan rakyat demi kepentingan pribadi dan politiknya. Tapi memang ini realitanya yang sedang terjadi, karena sebelumnya mereka sudah melakukan komitmen dengan donatur dan timses yang mengusung mereka untuk dijadikan alat kekuasaan oleh para “mafia politik’. Sehingga harus patuh dengan komitmen yang sudah mereka tanda tangani dengan dalih karena mereka sudah banyak mengeluarkan uang untuk memenangkannya.
Jadi, tidak heran jika ketika mereka yang terpilih tidak berpihak pada kita. Karena mereka terikat dengan komitmen yang sudah disepakati. Ketika mereka melakukan kampanye mereka berjanji ingin melakukan perubahan bahkan tidak segan-segan mereka berjanji akan berpihak kepada rakyat. Tapi apa yang terjadi ketika mereka sudah terpilih alhasil tetap seperti sebelumnya.
Disinilah dibutuhkan kejelihan kita untuk menentukan pilihan, karena apapun program yang dicanangkan dalam kampanye itu hanyalah formalitas. Maka, kita jangan mudah mempercayai dengan janji-janji yang diungkapkan disaat kampanye ini memang sudah dikemas dengan rapi untuk dijual dan menarik simpati agar mereka bisa memenangkannya.
Yang perlu diingat, ketika mafia politik bergerilya untuk memenangkan kepentingan pribadi atau politiknya. Dengan kekuasaan yang dimilikinya maka para penegak hukum bisa dikendalikan. Maka, yang salah bisa benar dan yang benar bisa salah. Apalagi, mafia politik juga bisa disuap oleh para mafia hukum dan mafia pajak. Dengan demikian, mafia politik bisa melindungi kepentingan para mafia hukum dan mafia pajak.
Bagi mereka dengan kekuasaan yang dimilikinya mampu membungkam siapa saja. Begitu banyak kasus-kasus yang tidak pernah terungkap karena seluruh jajaran tunduk kepada jajaran politik yang lebih tinggi. Pada dasarnya, pucuk pimpinan adalah para mafia politik yang mempunyai kekuasaan untuk mengendalikan hukum. Banyak kasus besar di negeri ini menguap akibat ulah para mafia politik.
Semoga saja kita tidak terjebak dari praktek-pratik mafia politik. Sebenarnya politik itu tidak jahat, karena padasarnya politik itu tujuannya untuk kemaslahatan ummat. Namun yang sangat kita sayangkan, mereka yang tidak punya hati nurani sama sekali, yang hanya ingin mengambil keuntungan diatas kesusah rakyat demi memperkaya kelompok dan diri mereka sendiri.
Maka tak ayal dengan berbagai strategi digunakan untuk merebut kekuasaan. Anehnya, hampir semua calon di backup oleh kelompok yang mempunyai kepentingan kekuasaan dan politiknya. Dan tidak pernah terlintas dibenak mereka untuk memikirkan perubahan, juga selalu menggukan kata-kata manis seakan-akan mereka ingin melalukan perubahan dan mampu melakukannya.
seyogiayanya, mereka tidak harus mengorbankan rakyat demi kepentingan pribadi dan politiknya. Tapi memang ini realitanya yang sedang terjadi, karena sebelumnya mereka sudah melakukan komitmen dengan donatur dan timses yang mengusung mereka untuk dijadikan alat kekuasaan oleh para “mafia politik’. Sehingga harus patuh dengan komitmen yang sudah mereka tanda tangani dengan dalih karena mereka sudah banyak mengeluarkan uang untuk memenangkannya.
Jadi, tidak heran jika ketika mereka yang terpilih tidak berpihak pada kita. Karena mereka terikat dengan komitmen yang sudah disepakati. Ketika mereka melakukan kampanye mereka berjanji ingin melakukan perubahan bahkan tidak segan-segan mereka berjanji akan berpihak kepada rakyat. Tapi apa yang terjadi ketika mereka sudah terpilih alhasil tetap seperti sebelumnya.
Disinilah dibutuhkan kejelihan kita untuk menentukan pilihan, karena apapun program yang dicanangkan dalam kampanye itu hanyalah formalitas. Maka, kita jangan mudah mempercayai dengan janji-janji yang diungkapkan disaat kampanye ini memang sudah dikemas dengan rapi untuk dijual dan menarik simpati agar mereka bisa memenangkannya.
Yang perlu diingat, ketika mafia politik bergerilya untuk memenangkan kepentingan pribadi atau politiknya. Dengan kekuasaan yang dimilikinya maka para penegak hukum bisa dikendalikan. Maka, yang salah bisa benar dan yang benar bisa salah. Apalagi, mafia politik juga bisa disuap oleh para mafia hukum dan mafia pajak. Dengan demikian, mafia politik bisa melindungi kepentingan para mafia hukum dan mafia pajak.
Bagi mereka dengan kekuasaan yang dimilikinya mampu membungkam siapa saja. Begitu banyak kasus-kasus yang tidak pernah terungkap karena seluruh jajaran tunduk kepada jajaran politik yang lebih tinggi. Pada dasarnya, pucuk pimpinan adalah para mafia politik yang mempunyai kekuasaan untuk mengendalikan hukum. Banyak kasus besar di negeri ini menguap akibat ulah para mafia politik.
Semoga saja kita tidak terjebak dari praktek-pratik mafia politik. Sebenarnya politik itu tidak jahat, karena padasarnya politik itu tujuannya untuk kemaslahatan ummat. Namun yang sangat kita sayangkan, mereka yang tidak punya hati nurani sama sekali, yang hanya ingin mengambil keuntungan diatas kesusah rakyat demi memperkaya kelompok dan diri mereka sendiri.
Friday, 7 January 2011
Makna huruf hijaiyah menurut Saidina Ali
Makna Huruf
Dari Husein bin Ali bin Abi Thalib as. :
Seorang Yahudi mendatangi Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu Amirul Mukminin
Ali bin Abi Thalib as bersama Nabi.
Yahudi itu berkata kepada Nabi Muhammad SAW : "apa faedah dari huruf hijaiyah ?"
Rasulullah SAW lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib as, “Jawablah”.
Lalu Rasulullah SAW mendoakan Ali, “ya Allah, sukseskan Ali dan bungkam orang Yahudi itu”.
Lalu Ali berkata : “Tidak ada satu huruf-pun kecuali semua bersumber pada nama- nama Allah swt”.
Kemudian Ali berkata : “Adapun alif artinya tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Kokoh,
Adapun ba artinya tetap ada setelah musnah seluruh makhluk-Nya.
Adapun ta, artinya yang maha menerima taubat, menerima taubat dari semua hamba-Nya,
adapun tsa artinya adalah yang mengokohkan semua makhluk “Dialah yang
mengokohkan orang-orang beriman dengan perkataan yang kokoh dalam kehidupan dunia”
Adapun jim maksudnya adalah keluhuran sebutan dan pujian-Nya serta suci seluruh nama-nama-Nya.
Adapun ha adalah Al Haq, Maha hidup dan penyayang.
Kha maksudnya adalah maha mengetahui akan seluruh perbuatan hamba-hamba-Nya.
Dal artinya pemberi balasan pada hari kiamat,
dzal artinya pemilik segala keagungan dan kemuliaan.
Ra artinya lemah lembut terhadap hamba-hamba-Nya.
Zay artinya hiasan penghambaan.
Sin artinya Maha mendengar dan melihat. Syin artinya yang disyukuri oleh hamba-Nya.
Shad maksudnya adalah Maha benar dalam setiap janji-Nya
Dhad artinya adalah yang memberikan madharat dan manfaat.
Tha artinya Yang suci dan mensucikan,
dzha artinya Yang maha nampak dan menampakan seluruh tanda-tanda.
Ayn artinya Maha mengetahui hamba-hamba-Nya.
Ghayn artinya tempat mengharap para pengharap dari semua ciptaan-Nya.
Fa artinya yang menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan.
Qaf artinya adalah Maha kuasa atas segala makhluk-Nya
Kaf artinya yang Maha mencukupkan yang tidak ada satupun yang setara dengan-Nya, Dia tidak beranak dan tidak diperanakan.
Adapun lam maksudnya adalah maha lembut terhadap hamba-nya.
Mim artinya pemilik semua kerajaan.
Nun maksudnya adalah cahaya bagi langit yang bersumber pada cahaya arasynya.
Adapun waw artinya adalah, satu, esa, tempat bergantung semua makhluk dan
tidak beranak serta diperanakan.
Ha artinya Memberi petunjuk bagi makhluk-Nya.
Lam alif artinya tidak ada tuhan selain Allah, satu-satunya serta tidak ada sekutu
bagi-Nya.
Adapun ya artinya tangan Allah yang terbuka bagi seluruh makhluk-Nya”.
Rasulullah lalu berkata “Inilah perkataan dari orang yang telah diridhai Allah dari
semua makhluk-Nya”.
Mendengar penjelasan itu maka yahudi itu masuk Islam
Shuaib Salleh
Dari Husein bin Ali bin Abi Thalib as. :
Seorang Yahudi mendatangi Nabi Muhammad SAW. Pada saat itu Amirul Mukminin
Ali bin Abi Thalib as bersama Nabi.
Yahudi itu berkata kepada Nabi Muhammad SAW : "apa faedah dari huruf hijaiyah ?"
Rasulullah SAW lalu berkata kepada Ali bin Abi Thalib as, “Jawablah”.
Lalu Rasulullah SAW mendoakan Ali, “ya Allah, sukseskan Ali dan bungkam orang Yahudi itu”.
Lalu Ali berkata : “Tidak ada satu huruf-pun kecuali semua bersumber pada nama- nama Allah swt”.
Kemudian Ali berkata : “Adapun alif artinya tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup dan Kokoh,
Adapun ba artinya tetap ada setelah musnah seluruh makhluk-Nya.
Adapun ta, artinya yang maha menerima taubat, menerima taubat dari semua hamba-Nya,
adapun tsa artinya adalah yang mengokohkan semua makhluk “Dialah yang
mengokohkan orang-orang beriman dengan perkataan yang kokoh dalam kehidupan dunia”
Adapun jim maksudnya adalah keluhuran sebutan dan pujian-Nya serta suci seluruh nama-nama-Nya.
Adapun ha adalah Al Haq, Maha hidup dan penyayang.
Kha maksudnya adalah maha mengetahui akan seluruh perbuatan hamba-hamba-Nya.
Dal artinya pemberi balasan pada hari kiamat,
dzal artinya pemilik segala keagungan dan kemuliaan.
Ra artinya lemah lembut terhadap hamba-hamba-Nya.
Zay artinya hiasan penghambaan.
Sin artinya Maha mendengar dan melihat. Syin artinya yang disyukuri oleh hamba-Nya.
Shad maksudnya adalah Maha benar dalam setiap janji-Nya
Dhad artinya adalah yang memberikan madharat dan manfaat.
Tha artinya Yang suci dan mensucikan,
dzha artinya Yang maha nampak dan menampakan seluruh tanda-tanda.
Ayn artinya Maha mengetahui hamba-hamba-Nya.
Ghayn artinya tempat mengharap para pengharap dari semua ciptaan-Nya.
Fa artinya yang menumbuhkan biji-bijian dan tumbuhan.
Qaf artinya adalah Maha kuasa atas segala makhluk-Nya
Kaf artinya yang Maha mencukupkan yang tidak ada satupun yang setara dengan-Nya, Dia tidak beranak dan tidak diperanakan.
Adapun lam maksudnya adalah maha lembut terhadap hamba-nya.
Mim artinya pemilik semua kerajaan.
Nun maksudnya adalah cahaya bagi langit yang bersumber pada cahaya arasynya.
Adapun waw artinya adalah, satu, esa, tempat bergantung semua makhluk dan
tidak beranak serta diperanakan.
Ha artinya Memberi petunjuk bagi makhluk-Nya.
Lam alif artinya tidak ada tuhan selain Allah, satu-satunya serta tidak ada sekutu
bagi-Nya.
Adapun ya artinya tangan Allah yang terbuka bagi seluruh makhluk-Nya”.
Rasulullah lalu berkata “Inilah perkataan dari orang yang telah diridhai Allah dari
semua makhluk-Nya”.
Mendengar penjelasan itu maka yahudi itu masuk Islam
Shuaib Salleh
Thursday, 6 January 2011
Teka-teki Imam Al- Ghazali
Suatu hari Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya dan kemudian beliau memberikan pertanyaan teka-teki…
Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”
Murid 1 : Orang tua
Murid 2 : Guru
Murid 3 : Teman
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu adalah janji Allah SWT bahwa setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati (Surah Ali-Imran : 185).
Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?”
Murid 1 : Negeri Cina
Murid 2 : Bulan
Murid 3 : Matahari
Iman Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
Imam Ghazali : “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Murid 1 : Gunung
Murid 2 : Matahari
Murid 3 : Bumi
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf : 179).
“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah SWT) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah SWT), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah SWT). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”.
Imam Ghazali : “Apa yang paling berat di dunia?”
Murid 1 : Baja
Murid 2 : Besi
Murid 3 : Gajah
Imam Ghazali : Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72).
“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat[*] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”.
[*]: Yang dimaksud dengan amanat di sini ialah tugas-tugas keagamaan.
Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allad SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena gagal memegang amanah.
Imam Ghazali : “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Murid 1 : Kapas
Murid 2 : Angin
Murid 3 : Debu
Imam Ghazali : Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat.
Imam Ghazali : “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?”
Murid-murid dengan serentak menjawab : Pedang
Imam Ghazali : Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
www.jauhari.net
Imam Ghazali : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”
Murid 1 : Orang tua
Murid 2 : Guru
Murid 3 : Teman
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu adalah janji Allah SWT bahwa setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati (Surah Ali-Imran : 185).
Imam Ghazali : “Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?”
Murid 1 : Negeri Cina
Murid 2 : Bulan
Murid 3 : Matahari
Iman Ghazali : Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama.
Imam Ghazali : “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Murid 1 : Gunung
Murid 2 : Matahari
Murid 3 : Bumi
Imam Ghazali : Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU (Surah Al A’raf : 179).
“Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah SWT) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah SWT), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah SWT). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai”.
Imam Ghazali : “Apa yang paling berat di dunia?”
Murid 1 : Baja
Murid 2 : Besi
Murid 3 : Gajah
Imam Ghazali : Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH (Surah Al-Azab : 72).
“Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat[*] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh”.
[*]: Yang dimaksud dengan amanat di sini ialah tugas-tugas keagamaan.
Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allad SWT meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka karena gagal memegang amanah.
Imam Ghazali : “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Murid 1 : Kapas
Murid 2 : Angin
Murid 3 : Debu
Imam Ghazali : Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SHOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat.
Imam Ghazali : “Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?”
Murid-murid dengan serentak menjawab : Pedang
Imam Ghazali : Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
www.jauhari.net
Saturday, 1 January 2011
Selamat Tahun Baru 2011
Memasuki pergantian tahun adalah momentum yang sangat tepat, dimana kita dapat mengevaluasi diri secara menyeluruh. Mari kita bercermin dengan segala kerendahan hati dan ketulusan jiwa, sejauh mana yang sudah kita lakukan ditahun lalu dan apa yang akan kita planningkan untuk tahun 2011 ini.
Oleh karena itu, awal tahun merupakan saat yang tepat untuk kita membuat agenda baru di dalam bekerja ataupun beraktivitas. Sehingga kita akan memiliki semangat (spirit) untuk memperbaiki kekurangan ditahun 2010 dan bangkit kembali semangat untuk menghadapi tantangan tahun 2011.
Semua kita memiliki tanggungjawab dalam kehidupan, jadi semua perbuatan kita adalah dapat menyebabkan kesuksesan dan kegagalan kita. Jadi, apapun yang akan terjadi pada diri kita di tahun tahun mendatang sepenuhnya terletak di tangan kita. Saatnya melakukan hal hal yang akan membuat perubahan positif dalam diri kita.
Kita selalu mengeluh karena merasa bisa mendapatkan yang lebih baik. Tapi kenapa kita tidak menyadari itu semua, padahal semua hal hal buruk yang terjadi pada diri kita tidak akan pernah berubah. Maka jangan pernah mengeluh, jika kita selalu mengeluh hanya akan membuat hidup tidak bersemangat.
Mari kita instropeksi diri dan mewujudkan hal-hal yang bermakna di tahun 2011. Jika tidak memanfaatkan waktu sebaik- baik mungkin, maka tidak ada gunanya jika hanya sebatas ucapan di bibir, namun yang terpenting adalah adalah komitmen untuk melakukanya. Selamat Tahun Baru 2011 semoga semua perencaan kita berjalan dengan mulus … amin …
Thank You For Being Someone Special in My Life
Oleh karena itu, awal tahun merupakan saat yang tepat untuk kita membuat agenda baru di dalam bekerja ataupun beraktivitas. Sehingga kita akan memiliki semangat (spirit) untuk memperbaiki kekurangan ditahun 2010 dan bangkit kembali semangat untuk menghadapi tantangan tahun 2011.
Semua kita memiliki tanggungjawab dalam kehidupan, jadi semua perbuatan kita adalah dapat menyebabkan kesuksesan dan kegagalan kita. Jadi, apapun yang akan terjadi pada diri kita di tahun tahun mendatang sepenuhnya terletak di tangan kita. Saatnya melakukan hal hal yang akan membuat perubahan positif dalam diri kita.
Kita selalu mengeluh karena merasa bisa mendapatkan yang lebih baik. Tapi kenapa kita tidak menyadari itu semua, padahal semua hal hal buruk yang terjadi pada diri kita tidak akan pernah berubah. Maka jangan pernah mengeluh, jika kita selalu mengeluh hanya akan membuat hidup tidak bersemangat.
Mari kita instropeksi diri dan mewujudkan hal-hal yang bermakna di tahun 2011. Jika tidak memanfaatkan waktu sebaik- baik mungkin, maka tidak ada gunanya jika hanya sebatas ucapan di bibir, namun yang terpenting adalah adalah komitmen untuk melakukanya. Selamat Tahun Baru 2011 semoga semua perencaan kita berjalan dengan mulus … amin …
Thank You For Being Someone Special in My Life
Subscribe to:
Posts (Atom)
Tong A Fie - Orang Terkaya Asal Medan
Bila di Jawa kita mengenal Oei tiong ham. maka di sumatra juga punya kisah tragis yang lebih menyentuh bak telenovela namun ini adalah kisa...
-
Bila di Jawa kita mengenal Oei tiong ham. maka di sumatra juga punya kisah tragis yang lebih menyentuh bak telenovela namun ini adalah kisa...